Jumat, 28 Juni 2013

Hai. Gimana kabar? Aku masih biasa kok. Ahah.
Baiklah. Hh. Pertama-tama aku mau berterimakasih dulu kepada Allah karena telah mengabulkan do'aku untuk dapat diterima di SMA Negeri 1. Kalo nggak ada Allah, aku nggatau apa jadinya aku ini.
Hh aku juga ikut senang buat teman-temanku yang keterima disana juga, buat yang gak keterima, jangan sedih ya, masih banyak sekolah bagus yang mau nerima kalian kok. Tetap semangat, fren!
Aku nggak sabar buat MOS, karena pas MOS nanti aku kemungkinan akan sibuk dan sedikit demi sedikit akan melupakan kejadian minggu ini yang amat sangat memuakkan.  Dan semua itu cukup menguras energi dan air mataku. Aku capek nangis terus, tau.
Yaudalah, lupakan sedih-sedih ya Ndri. Sekarang senang-senang.
Aku senang aku udah mendapatkan sekolah. Jadi aku nggak perlu pontang-panting kesana kemari mencari sekolahan yang mau menjadikanku muridnya. Aku juga senang bisa satu sekolah lagi sama teman lama.
Hoiya, bentar lagi bulan Juli ya. Berarti Noiso bakal ulangtahun. Aku ucapin gak ya? Ucapin aja ya. Emang ada alasan buat gak ngucapin? Mungkin nanti bukan aku yang jadi orang pertama yang ngucapin hepi besdey ke dia. Mungkin ada orang lain. Yaudah si ya.
Mungkin aku sama Noiso emang udah nggak cocok, tapi tetap aja dipaksakan cocok. Sesuatu kalo dipaksakan jadinya gabagus kan ya. Allah ngasi aku beginian pasti karena sayang sama aku. Mungkin Allah bakal mencarikan pengganti Noiso yang lebih hebat dari si Noiso ini.
Yaudahlah Noiso. Pesanku, Noiso jangan lupa sholat, jangan sering nunda-nunda waktu sholat, pasang alarm kalo mau sholat subuh. Jangan lupa makan, jangan terlalu sibuk, jangan sampai sakit dan kecapekan. Dadah Noiso, semoga kelak kita berjodoh dan bertemu di waktu yang tepat.

See you later! :)

Senin, 24 Juni 2013

Hai. Ng. Sebenernya gatau mau ngepost apa kali ini. Palingan juga kalo ngepost isinya tentang 'aku lagi galau' terus. Hah galau aja terus kamu Ndri. Kayak dia pernah galauin kamu aja. Hah.
Dulu, kalo ngeliat temen-temen ngepost di blog mereka tentang noiso mereka masing-masing, aku biasa aja, gatau gimana galaunya mereka, sedihnya mereka, sampai-sampai curhat ke blog. Daan setelah aku mengalaminya sendiri, aku baru tau kalo galau itu nggak enak dan kalau curhat di blog itu enak. Bisa cerita seenak jidat, nggak ada yang bakal marah-marah. Hah. Kalo tau begini ceritanya, dari dulu aku buat blog. Daripada make-make blog orang sembarangan kan. Hhh.
Kemaren, seorang teman memberiku lagu galau, setelah ku download, aku belum mendengarkannya dengan seksama. Dan akhir-akhir ini aku mulai berkutat didepan laptop untuk sekedar membaca lirik-liriknya yang 'ah gue banget'. Liriknya galau abis. Ternyata orang barat juga pandai bergalau-galauan. Ternyata lagu galau juga asik buat didengerin, aku tak menyangka. Aku kira, lagu galau itu membosankan, tapi kalau didengerin bisa buat tidur. Terpujilah seorang teman yang memberiku lagu galau.
Hoiya. Buat Noiso ku  sendiri, masih sehat ajakan? Nggak lupa sholat dan makan kan? Semoga Noiso ku nggak galau, seperti aku galauin dia. Semoga Noiso ku tetap melanjutkan hari-harinya dengan semangat. Semoga Noiso ku bisa sukses di sekolah barunya entar.
Udah ya, nanti jadinya ngomongin Noiso.

Salam Noiso.

Minggu, 23 Juni 2013

Cuma Mau Bilang



Hai. Kamu lagi apa sekarang? Aku lagi berdiam diri aja. Kalau boleh curhat sedikit, aku kangen kamu. Aku kangen kamu dari hari pengumuman kelulusan SMP kita. Dari saat itu, kamu seperti berubah. Seperti sudah tidak mau lagi menjalin hubungan denganku. Kita jarang bertemu, jarang berbincang lewat telepon lagi, dan waktu smsan kita menjadi sedikit. Aku mengerti, ini mungkin akibat kita sudah mau SMA, kamu mungkin sibuk mengurusi segala keperluanmu untuk SMA, aku juga begitu. Tapi setidaknya sempatkanlah bersmsan sebentar denganku. Mungkin tidak terlalu penting bagimu meladeni sms-sms ku. Tapi bagiku, jika kamu membalas smsku, itu akan amat sangat berarti, karena kamu sudah mau menyempatkan diri untuk sekedar membaca dan membalasnya. Sebenarnya aku butuh teman, tapi dengan segala kesibukanmu, aku mencoba mengerti.
Setiap kali kita baru sebentar bersmsan, kamu sudah akan pergi dengan berjuta alasanmu; bermain, berenang, jalan-jalan bersama teman, blabla. Dan disaat itu terjadi, aku mencoba bersabar dan tetap tersenyum, sembari menunggu kamu selesai melakukan itu. Terkadang aku berpikir, apakah kamu sudah bosan bersmsan denganku? Dulu, aku yang selalu menyuruhmu untuk bermain, tapi kau selalu menolaknya dengan alasan ingin bersmsan denganku. Aku tersanjung. Tapi sekarang semua berbalik. Kamu selalu ingin bermain dan aku selalu menginginkan untuk bersmsan denganmu.  Aku kesepian, apa kamu tahu itu?
Kemarin, sebelum tes untuk mendaftar di sekolah yang ku inginkan, kamu bilang bahwa kita berhenti dulu smsannya, agar aku bisa fokus belajar, nanti smsan lagi kalau tes yang kujalani sudah selesai semua. Tapi aku mengsms mu ketika baru tes akademik saja yang selesai. Dan kemarin, kamu menjelaskan semuanya. Kamu ingin berhenti smsan denganku. Sementara. Aku mengerti sekarang, kamu menyuruhku untuk tidak sms sampai tesku selesai semua adalah untuk ini. Apakah aku mengganggumu? Dulu kamu selalu bilang kalau aku tidak pernah mengganggu, aku boleh sms kamu kapan saja aku mau. Haha. Bullshit.
Seorang teman berkata, mungkin kamu sedang berada pada titik terjenuh mu kala bersmsan denganku. Mungkin itu ada benarnya. Tapi aku ingin bertanya, mengapa kamu jenuh? Bukannya dulu kamu pernah bilang kalau kamu tidak pernah jenuh denganku? Atau mungkin sekarang perasaan jenuh itu sedikit demi sedikit mulai terasa? Berkatmu, aku merasa jadi seperti rakyat miskin yang percaya akan diberi  kesejahteraan hidup oleh pemerintahnya, tapi kemudian sang pemerintah malah mengingkari janjinya dengan korupsi. Hah.
Jujur saja, aku tidak mau jika harus menyudahi semua ini sekarang. Aku belum siap. Aku masih butuh kamu. Dan kamu pernah berjanji bukan? Kamu berjanji tidak akan pernah meninggalkanku sendiri. Mungkin kamu sudah lupa dengan semua janjimu.
Yasudah, jika kamu memang sudah lupa. Tak apa. Semoga kelak kamu akan menemukan yang tepat untukmu, yang lebih mengerti kamu, yang lebih baik daripada aku. Jika nanti kita sudah tak bersama, aku berharap kamu tidak melupakan aku. Aku akan tetap menyukai dan menyayangimu sampai kapanpun, sampai Allah telah memberiku penggantimu. Tenang saja, aku akan selalu menyebut namamu dalam do’aku ketika aku berbincang dengan-Nya. Jangan pernah takut untuk kulupakan, karena aku sudah berjanji kepada diriku sendiri untuk tidak melupakanmu sampai kapanpun. Karena kamu pernah menjadi bagian dari hidupku,yang menemaniku kala aku kesepian, yang mengerti apa yang aku mau, yang selalu sabar dan lapang dada menerima amarahku, dan yang terpenting, selalu ada untukku, dengan, atau tanpa kuminta.
“ I’m here without you baby, but you’re still on my lonely mind. I think about you baby, and I dream about you all the time “ 3 Doors Down-Here Without You

Blog Baru

Akhirnya aku punya blog. Hah. Nggak ada niat mau bikin sih sebenernya, cuman ini dorongan teman aja supaya lebih bebas becerita. Kenalan dulu aja ya.
Namaku Indri. Lengkapnya Indriyanti. Masih sekolah kok, masih tinggal sama orangtua. Lahir di Samarinda pada 2 Oktober. Udah segitu aja. Nggak ada yang spesial dari aku kok.
Enjoy my blog!